Inilah Para Miliarder Indonesia yang Makin Tajir Meski di Tengah Pandemi COVID-19

Dua orang Terkaya Indonesia Robert Budi dan Michael Hartono.

AKIBAT pandemi Covid-19, kondisi ekonomi Tanah Air mengalami kontraksi masing-masing 5,3 persen dan 3,5 persen pada kuartal II dan III-2020. Lalu Indeks saham acuan juga turun lebih dari 10 persen dalam 12 bulan terakhir.

Dikutip dari Forbes oleh Viva.co.id, Senin 21 Desember 2020, dari semua kondisi tersebut, lebih dari setengah orang terkaya dalam daftar 50 di Indonesia mengalami penurunan kekayaan dari tahun lalu. Kekayaan total 50 orang tersebut hanya turun 1,2 persen menjadi sebesar US$133 miliar atau setara Rp1.888,6 triliun (kurs Rp14.200 per dolar AS).
Meski demikian, kondisi pandemi tak semuanya mengalami kerugian, sebab beberapa miliarder di Indonesia justru alami penambahan kekayaan. Berikut daftarnya:

1. Robert Budi Hartono dan Michael Hartono

Dua orang bersaudara ini adalah orang terkaya di Indonesia saat ini. Meski di tengah pandemi kekayaan dua orang tersebut tetap mengalami peningkatan meskipun tak begitu besar. Kekayaan mereka mencapai US$38,8 miliar atau setara Rp550,96 triliun. Keduanya miliki bisnis rokok dan perbankan.

2. Keluarga Widjaja

Pada situasi pandemi saat ini, keluarga Widjaja konglomerat Sinar Mas tercatat mengalami peningkatan kekayaan cukup besar dalam dolar yaitu mencapai US$2,3 miliar. Dengan kondisi itu mereka pertahankan daftar menjadi orang terkaya kedua di Indonesia.

3. Eddy Kusnadi Sariaatmadja

Taipan media ini mendapatkan berkah dari adanya pademi COVID-19, di mana kekayaannya melonjak hampir 80 persen menjadi sebesar US$1,4 miliar atau setara Rp19,8 triliun. Kekayaan itu bertambah dari naiknya saham Elang Mahkota Teknologi (Emtek) khususnya dari layanan e-commerce dan streaming.

4. Irwan Hidayat

Pada pandemi yang terjadi saat ini, sejumlah perusahaan meraup keuntungan yang tak terduga. Salah satunya milik Irwan Hidayat yang memiliki Sido Muncul perusahaan jamu terbesar di Indonesia.

Berdasarkan catatan kekayaan Irwan tercatat meningkat hingga 41 persen sehingga kekayaannya mencapai US$1,55 miliar atau setara Rp22,01 triliun. Peningkatan kekayaan itu berasal dari produk obat Tolak Angin.

Lihat Artikel Asli di Sini